Ingin Membeli Baja Ringan? Simak Berikut Tips Sebelum Membelinya

Bagi sebagian orang yang akan membeli baja ringan, harga baja ringan adalah hal yang menjadi prioritas dibandingkan kualitas. Hal ini bisa saja terjadi karena keterbatasan budget untuk membelinya. Lain halnya bagi orang yang memiliki budgeting cukup, tentu harga sudah bukan lagi soal, jadi mereka akan terfokus pada kualitas. Masalahnya, bisa tidak kita mendapatkan baja ringan berkualitas dengan harga terjangkau? Jawabannya tentu saja bisa asal kita mau berusaha.

Untuk mendapatkan harga rangka atap baja ringan murah, penawaran promo dan diskon atau negosiasi bisa menjadi pilihan. Tapi, yang menjadi permasalahannya adalah bisa tidak kita menentukan kualitas mana yang terbaik? Nah, untuk Anda yang sedang bingung dengan mutu baja ringan, berikut kami ulas cara memilih kualitas baja ringan yang jempolan.

1. Kualitas atau Mutu Baja

Pertama-tama Anda perhatikan kualitas material bajanya terlebih dahulu. Di Indonesia, ketebalan profil yang ditawarkan tergolong sangat tipis, yakni pada kisaran 0,4 hingga 1 mm. untuk kualitas, yang paling umum digunakan untuk ukuran kualitas standar adalah G550, artinya baja tersebut memiliki tension strength dan yield strength minimal sebesar 550 Mpa.

Bagi Anda yang bingung menentukan mutu, minimum G550 bisa Anda jadikan sebagai acuan. Sebelum membelinya, mintalah secara tertulis sebuah jaminan bahwa bahan baku yang digunakan adalah G550 asli.

 

2. Desain Baja Ringan

Baja ringan memiliki struktur yang berbeda, bahkan terbilang rumit sekali untuk dianalisa oleh orang yang awam. Tapi kita bisa memilih mana yang terbaik dengan dukungan sebuah software komputer yang dikhususkan untuk konstruksi baja ringan yang telah memiliki reputasi internasional.

 

3. Memiliki Garansi

Jangan lupakan garansi! Selain kualitas dan harga, baja ringan yang Anda beli harus memiliki garansi. Untuk baja ringan, garansi tidak hanya meliputi material saja, di dalamnya termasuk juga garansi bahan, instalasi, desain, dan struktur.

 

4. Perhatikan Alat Sambungnya

Sambungan dalam baja ringan adalah alat yang paling penting. Biasanya berupa SDS atau self drilling screw, atau sekrup yang memiliki ujung penembus tanpa mur. Untuk jenis baja yang tipis, SDS yang digunakan adalah jenis khusus yang terdapat ruang dan alur yang kasar di bagian bawah kepala baut.

SDS yang biasa ada di pasaran umumnya adalah jenis alur yang rapat atau halus. SDS ini memerlukan sambungan yang tebal, atau untuk lebih jelasnya Anda bisa bertanya pada penjualnya langsung.

 

5. Memiliki Lapisan Anti Karat

Usahakan untuk memilih baja ringan yang telah dilapisi dengan Zinc atau Galvanis dan Alumunium dan Zinc (AZ) yang merupakan jenis-jenis lapisan anti karat yang sering dipakai di negara kita. Lapisan anti karat tersebut memiliki kelebihannya masing-masing. Misalnya AZ yang lebih tahan terhadap korosi air garam akan tetapi memiliki kekurangan yang tidak tahan terhadap adukan semen maupun mortar.

Sementara itu, lapisan Zinc atau Galvanis tidak akan terkorosi oleh adukan semen akan tetapi, kekurangannya adalah tidak memiliki ketahanan yang bagus terhadap air garam.

 

6. Sesuaikan Harga

Budgeting penting juga untuk Anda perhatikan. Harga rangka baja ringan memiliki beragam penawaran yang berbeda-beda. Sesuaikan harga dengan alokasi budgeting Anda, dan tentukan terlebih dahulu berapa ukuran yang Anda butuhkan sebelum membelinya.

Nah, itulah tips seputar membeli baja ringan dinilai dari kualitas dan juga harga baja ringan yang sesuai dengan budgeting. Pilih juga merek berkualitas dan sudah tepercaya agar tidak mengecewakan.

5 Tips Jitu Untuk Mendapatkan Harga Baja Ringan yang Murah Tapi Tidak Murahan

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *