Menjaga udara dalam ruangan tetap sejuk sangat berpengaruh bagi kenyamanan. Terutama di daerah tropis dimana terik matahari sangat menyengat. Hal tersebut mungkin lebih sulit dilakukan untuk ruangan dengan AC yang cenderung selalu tertutup, terutama di gedung perkantoran. Menggunakan jasa kontraktor HVAC adalah pilihan terbaik untuk mempertimbangkan elemen HVAC (Heat, Ventilation Air Conditioned) yang mempengaruhi kelembaban ruangan dengan memperhitungkan panas ruangan dan ventilasi yang dibutuhkan untuk mengatasinya.

Tips Tata Udara Dalam Ruang Dengan AC

Untuk menjaga tata udara dalam ruangan berAC memerlukan desain instalasi ventilasi yang dihitung dengan tepat. Pemasangannya sendiri melibatkan berbagai elemen seperti hal mekanikal elektrikal yang berkaitan dengan instalasi listrik dan desain ventilasi. Selain menyerahkan penanganannya pada tenaga ahlinya, perlu diketahui beberapa kiat agar udara dalam ruang tertutup dengan AC terbaik tetap terpelihara kelembabannya.

1. Ventilasi

Walaupun ruang sudah dipasang Ac, tidak ada salahnya untuk mengkombinasikannya dengan ventilasi. Ada beberapa jenis ventilasi dan yang paling umum adalah Jendela. Luas ruangan mempengaruhi jumlah ventilasi yang dibutuhkan, terdapat hitungan tersendiri yang dapat direkomendasikan oleh jasa instalasi listrik. Karena kemampuan ac dan ventilator untuk berfungsi dengan baik sangat mengandalkan instalasi kantor yang diketahuinya.

2. Ventilator Atap

Ruang perkantoran menggunakan ventilator di atap untuk mengatur panas ruang agar udara dalam ruangan nyaman. Ventilator berbentuk filter dengan pipa yang mengarah keluar ruangan dan membuang udara panas keluar. Alat yang dipasang di atas plafon ini terlihat jelas bila kantor mengadopsi gaya industrial dengan langit-langit tanpa plafon.

Adanya alat pendingin ruangan membuat ruangan dalam ruangan sejuk, namun untuk menringankan tugas tersebut, ruangan juga perlu memiliki ventilator atap, alat tersebut berfungsi untuk menghilangkan hawa panas. Secara tidak langsung fungsi kerja AC tidak terlalu berat, dan pemasangannya juga dapat merawat kondisi AC agar tahan lama dan tidak mudah rusak.

3. Tanaman Dalam Ruangan

Mendukung tata udara yang sudah tersistemasi dengan AC serta ventilator atap, dapat pula menggunakan elemen tanaman hias. Fitur tambahan ini merupakan elemen alami yang mudah diterapkan dalam ruangan. Adanya tumbuhan hias dalam pot merupakan pemanis yang juga membantu penyegaran udara dalam ruang. Tumbuhan melakukan proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari dan membuat ruangan lebih sejuk. Pastikan pula penempatanya tidak jauh dari jendela yang memberikan sinar matahari yang cukup untuk tumbuhan dalam ruangan untuk berkembang.

4. Sinar Matahari yang Cukup

Ruangan ber AC memerlukan pergantian udara terutama bila ruangan tidak digunakan. Suasana pagi hari dengan cahaya matahari bukan hanya menyehatkan bagi manusia namun juga bagi ruangan tertutup. Walaupun hanya beberapa waktu, AC yang dimatikan dan membuka jendela agar udara alami dan cahaya mentari dapat masuk, sangat berpengaruh pada udara dalam ruangan agar tidak sumpek.

5. Kipas Filter 

Cara lain untuk mengeluarkan hawa panas adalah dengan adanya exhaust fan. Penempatanya biasanya berdampingan dengan dinding luar, sehingga bila dinyalakan, makan udara panas dalam ruangan langsung dikeluarkan, tidak perlu pipa yang jauh seperti ventilator atap. Alat ini mempercepat sirkulasi udara dan merupakan solusi cepat penanganan ruang dengan udara panas.

Demikianlah beberapa cara untuk membuat udara dalam ruangan perkantoran dapat dibuat lebih nyaman. Dengan demikian produktifitas kantor juga akan terbantu dan pekerja betah berlama-lamaan dalam kantor. Fungsinya yang krusialmerupakan elemen dekoratif yang menarik dan pasti ruangan jadi lebih sejuk.

Bagaimana Cara Mengatur Kelembaban Di Ruang Ber-AC? Berikut Kiatnya Disini!

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *