Perawatan Server CCTV

Menggunakan CCTV sebagai sistem pengaman rumah dan lingkungan memang menjadi solusi terbaik. Di mana CCTV ini akan menjadi mata pengawas terbaik ketika Anda tidak berada di rumah. Ada 2 jenis kamera CCTV yang sering digunakan yaitu DVR atau kamera analog dan NVR atau biasa disebut dengan IP kamera. Kedua tipe kamera ini sendiri hanya memiliki perbedaan dari sistemnya, di mana untuk CCTV dengan kamera analog hanya dapat merekam seperti layaknya video recorder, sedangkan untuk IP kamera sendiri dapat dilakukan pengawasan jarak jauh dengan menggunakan internet.

 

Tipe CCTV NVR atau Network Video Record ini sendiri tentu saja membutuhkan perawatan pada yang berkala dari segi perangkatnya hingga server. Banyak yang beranggapan bahwa IP CCTV tidak membutuhkan sebuah perawatan, padahal perawatan di sini sangatlah penting. Untuk memasang jenis CCTV ini sendiri Anda dapat meminta bantuan kontraktor listrik agar semua perangkat terpasang dengan aman dan juga benar.

Metode Perawatan Server CCTV Untuk IP Camera

Metode Perawatan Server CCTV

Adapun beberapa tips yang perlu Anda lakukan ketika memilih menggunakan CCTV ini, di mana memang perawatannya sedikit berbeda dari DVR. Berikut ini adalah tipsnya :

1. Interval pemeriksaan

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk perawatan CCTV jenis ini adalah dengan memperhatikan interval pemeriksaan. Untuk waktu yang tepat pemeriksaan tergantung dari kondisi di mana Anda menggunakan CCTV. Jika lingkungan tempat yang diletakan CCTV memang sangat korosif atau terlalu banyak debu dan kotoran, ada baiknya pemeriksaan dilakukan 2 minggu sekali. Sedangkan maksimal paling lama dilakukan pemeriksaan adalah 1 bulan, Anda dapat berkonsultasi juga ke kontraktor listrik untuk masalah pemeriksaan jenis CCTV ini.

2. Kondisi power mati

Saat dilakukan pemeriksaan dan perawatan ini, pastikan kondisi IP kamera dalam keadaan mati. Hal ini sendiri untuk mengurangi resiko tersengat listrik.

3. Pembersihan kamera

Selanjutnya, lakukanlah pembersihan kamera dengan menggunakan kain majun dan kuas. Pembersihan kamera dengan menggunakan kedua alat tersebut sendiri bertujuan agar kamera tidak tergores selama dibersihkan. Pada saat membersihkan kamera sendiri Anda juga harus memastikan baut yang menyangga kamera dan juga memperhatikan panel bagian luar.

4. Periksa kabel

Kelebihan dari IP kamera ini sendiri adalah tidak membutuhkan banyak kabel sehingga pemasangan instalasi listrik tidak begitu merepotkan. Akan tetapi, Anda juga perlu memeriksa kabel-kabel yang menghubungkan IP, seperti switch hub yang menyambung ke NVR. Jika memang ada kerusakan lebih baik segera diganti.

5. Login ke situs IP CCTV

Setelah pemeriksaan dan perawatan sudah dilakukan, hal selanjutnya adalah dengan login ke situs IP CCTV. Disini Anda dapat melakukan pemeriksaan apakah koneksi berjalan dengan lancar dan juga monitor menampilkan gambar yang jernih atau tidak. Login ini sendiri harus dilakukan oleh operator yang memang sudah ditunjuk, di mana dibutuhkan sebuah username dan juga password untuk masuk ke dalam server.

6. Cetak hasil gambar untuk dokumentasi

Setelah login, Anda dapat melihat gambar yang ditampilkan di monitor CCTV. Di mana Anda perlu untuk mencetak gambar hasil bidikan kamera. Mencetak gambar ini bertujuan untuk dijadikan dokumentasi agar dapat melakukan perbandingan ketika melakukan perawatan berkala selanjutnya. Pastikan sekali lagi bahwa pemasangan instalasi listrik pada IP kamera juga sudah tepat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Itu adalah beberapa cara untuk melakukan perawatan pada server CCTV atau biasa dikenal sebagai IP CCTV. Di mana walaupun CCTV ini mempunyai banyak kelebihan, tetap saja membutuhkan perawatan khusus agar CCTV dapat bekerja dengan maksimal. Untuk memasang CCTV ini lebih baik Anda menggunakan kontraktor listrik yang dapat membantu pemasangan CCTV dengan cepat dan benar.

Penting Perawatan Server CCTV, Untuk Keamanan Lebih Terjamin

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *